Tampilkan postingan dengan label Spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spiritual. Tampilkan semua postingan

HIKMAH SEDEKAH DAN RAJIN IBADAH, PANEN BERLIMPAH

09.28 Add Comment
hikmah-rajin-ibadah-dan-sedekah
Ada sebuah kisah yang diceritakan oleh teman sekerja yang wilayah kerjanya bersebelahan sebut saja namanya Pak Haji. Di suatu hamparan persawahan yang luas di wilayahnya terdapat suatu petak sawah yang tidak begitu luas namun tanaman padinya tumbuh sangat normal, subur dan berbeda dengan yang ada disekitarnya, namun yang membuat heran adalah tanaman yang tumbuh lebih subur dari pada tetangganya itu tidak pernah diaplikasi dengan pestisida, padahal dipetak lain disekitarnya yang selalu diaplikasi dengan pestisida masih banyak yang rusak oleh serangan hama dan penyakit. Dengan melihat kondisi tersebut Pak haji yang kesehariannya menjadi petugas di bidang pertanian merasa sangat penasaran dan menelusuri siapa pemilik lahan tersebut. setelah bertanya kesana kemari akhirnya diperoleh juga informasi detil pemilik petak sawah yang selalu selamat dari serangan hama dan penyakit tersebut.
Pemilik tanaman padi tersebut ternyata adalah seorang petani biasa yang memiliki kondisi perekonomian menengah kebawah. Ada surau kecil di halaman rumahnya yang biasa dipakai warga sekitar untuk jamaah sholat lima waktu. Menurut warga sekitar, pemilik sawah ini sangat rajin beribadah, bangun malam pun tak pernah ketinggalan untuk mengajak warga sekitar melaksanakan sunnah qiyamul lail dengan mengumandangkan azan jam 3an dini hari. Keseharian orang ini juga baik dengan sesamanya, dan jika panen warga sekitar pasti ikut merasakan hasil panennya biarpun panen yang yang diperoleh tidak banyak dikarenakan sawahnya yang hanya sekitar 0,3 Ha.
 
Dari penggalan pengalaman cerita diatas bukan mengherankan jika suatu tanaman dalam hal ini padi tidak rusak oleh hama dan penyakit tanpa aplikasi pestisida, jika mengingat kembali apa itu konsep Pengendalian Hama Terpadu(PHT) yaitu:
  • Pemahaman terhadap agroekosistem
  • Perencanaan agroekosistem
  • Pertimbangan rasio biaya versus keuntungan dan keuntungan versus resiko
  • Toleransi terhadap hama
  • Menyisakan populasi hama
  • Waktu aplikasi bila perlu
  • Pengertian dan penerimaan masyarakat akan pht
Dalam poin 4, 5 menjadi landasan teori dari cerita diatas, walaupun mungkin si pemilik lahan dalam kisah diatas tidak mengerti akan konsep PHT ini namun mungkin tujuan dari si pemilik lahan tidak melakukan aplikasi pestisida karena memberikan toleransi kepada hama yang juga makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan membutuhkan makan. Dengan aplikasi pestisida, selain hama musuh alami juga akan ikut mati terkena dampaknya, malah musuh alami ini lebih peka terhadap pestisida sehingga terkena sedikit saja maka bisa dipastikan akan mati, tidak pernahkah terfikirkan dalam benak angan-angan sobat semua.... Adanya hama akan memicu banyaknya populasi musuh alami, dengan adanya populasi musuh alami yang banyak itu sudah cukup untuk menjaga pertanaman sobat semua dari serangan hama, asalkan dari awal tanam tidak diaplikasi pestisida sama sekali, jika populasi menghawatirkan cukup digunakan pengendali hayati yang aman bagi musuh alami seperti Agens Hayati, Sebenarnya dalam kehidupan ini dibutuhkan sebuah keseimbangan agar suatu proses kehidupan dapat berjalan sempurna, jika ketimpang sebelah maka akan mengakibatkan dampak yang yang kurang baik pada lingkungannya.

Sedekah juga memberikan andil yang luar biasa terhadap rizki dan kesuksesan seseorang dalam kehidupannya. Pada cerita diatas pemilik sawah tidak enggan dalam memberikan sedekah kepada warga disekitarnya walaupun panen yang didapat juga tidak begitu banyak karena keterbatasan lahan yang dimilikinya bahkan juga kepada hama yang ada dipertanamannya diberikan kesempatan untuk makan, namun hal itu tidak mengurangi hasil yang diperoleh malahan dengan izin Tuhan Yang Maha Esa tanamannya selalu diselamatkan dari serangan hama dan penyakit yang menyebabkan gagal panen sehingga diperoleh panen berlimpah. Seperti yang sudah difirmankan Allah SWT dalam surat An-Nisa’ ayat 114 dan Hadist dibawah ini
 
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar"
Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Nabi saw. bersabda, "Ketika seorang hamba berada pada waktu pagi, dua malaikat akan turun kepadanya, lalu salah satu berkata, 'Ya Allah, berilah pahala kepada orang yang menginfakkan hartanya.' Kemudian malaikat yang satu berkata, 'Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil." (Muttafaq 'Alaih).
Dengan menganggap berkurangnya hasil tanaman karena serangan mama maupun penyakit sebagai sebagian dari zakat atau sedekah yang harus ditunaikan seharusnya menjadikan kita semua intropeksi diri dan berbenah untuk bisa lebih ihlas lagi dalam beribadah dan sedekah untuk meraih kesuksesan lahir batin dunia dan akhirat.

Semoga bermanfaat....

Sekar macapat-Suluk Syeh Ngabdul Salam

12.14 Add Comment

Dalam tag label macapat ini saya akan menyalin Suluk Syeh Ngabdul Salam yang terangkum dalam pupuh tembang macapat. Isi dari tembang macapat ini tentang petuah keagamaan yang memiliki makna sangat dalam, perlu perenungan untuk bisa menyerap semua yang terkandung dalam pupuh-pupuh macapat ini. Semoga memberikan manfaat bagi kita semua terutama untuk mempertebal keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

ASMARADANA bagian 1

1.       Rasaning ngelmu winardi,
Densawung sekar macapat,
Mastawaa sarahsane,
Widadaning kasampurnan,
Raracikaning rasa,
Kulinakna kang satuhu,
Sumawana pralebdakna.

2.       Ulun miwiti amuji,
Ngluhurken asamaning Allah,
Kang murah ing dunya kabeh,
Kang pinuji tan pegat,
Angganjar kang kawlas ayun,
Mring sakehing kawulanya,

3.       Ping kalih ulun memuji,
Mring Kanjeng Nabi Muhammad,
Salalahu Wasalame,
Kang marentah ing sarengat,
Tur nabi sinung rahmad,
Pangulu sakabeh rusul,
Kekasihira Hyang Suksma.

4.       Sigeg gupitaning puji,
Wonten sajuga pandhita,
Syeh Ngabdul Salam wasatane,
Mratapa neng jroning pura,
Lamine tan winarna,
Tinarima ing hyang agung,
Kinabul sesedyanira.

5.       Nuju sineba ing siwi,
Rahaden Sasrawidagda,
Sang tapa lun andikane,
“kulup den kepareng ngarsa”
Raden majeng wot sekar,
Sarwi umatur “Pukulun,
Mugi paringa piwejang.

6.       Kawula nuwun udani,
Pratingkahe tiyang asalat,
Kakekat lan makripate,
Sarengan lawan tareqat,
Kang kawengku ing salat,
Kawula nuwun pituduh”
Sang tapa alon ngandika.

7.       “Ingkang dhingin iku tebir,
Wicara perlune salat,
Mangka wolulas kathahe,
Kaping kalih aran niyat,
Kawengku jroning ekhram,
Iku kurupe wewolu,
Kang lapal allahu akbar.

8.       Kang dhingin aksara alip,
Alip kamil aran ira,
Lam awal kaping kalihe,
Mertabate akadiyat,
Lam akir kaping tiga,
Mertabat wahdat dumunung,
Sastra ehe ping sekawan.

9.       Wakidiyat kang wewangi,
Alip kang kaping limanya,
Mutakalimun wakite,
Kang kaping nem kab kabirah,
Pitu be rububiyah,
Re rapingul derajat kun,
Sampun jangkep kurup asta.

Manusia “ANEH”

10.46 Add Comment
manusia-aneh
Siapakan Manusia "Aneh"?

Bingung mau ngasih judul apa yang tepat untuk bahasan artikel kali ini, dengan judul manusia Aneh ini semoga bisa mewakili apa yang akan saya uraikan dibawah ini.

Sadar ataupun tidak, percaya ataupun tidak, akan tetapi harus diyakini bahwa semesta yang kita huni ini bukan hanya untuk makhluk yang tampak, akan tetapi juga yang tak kasat mata. Sebagaimana diketahui bersama dalam Al’quran juga dijelaskan secara gamblang tentang hal ini. Jadi dapat disimpulkan kalau sebenarnya di semesta yang sama juga ada jin dan syetan yang sebenarnya juga hidup berdampingan, namun sering tidak disadari keberadaan mereka oleh manusia hanya karena tidak tampak oleh mata telanjang. Mereka hidup disemesta yang sama namun dalam dimensi alam kehidupan yang berbeda.

Jika ada yang ngomongin masalah makhuk halus (red:Hantu, syetan,Jin) sering mendengar ada yang bilang “Ndak usah percaya sama tahayul, nanti jadi kufur......” pemahaman yang kurang tepatlah yang menjadikan terlalu mudah mengatakan kufur dan bid’ah terhadap sesuatu hal, coba dibedakan antara Meyakini bahwa mereka(makhuk ghaib termasuk jin syetan)itu ada dan Meyakini kekuatan mereka serta memuja-muja mereka tentu saja dua hal ini berbeda sangat jauh, dikatakan kufur kalau memiliki keyakinan seperti poin kedua, namun untuk keyakinan poin pertama saya rasa tidak akan merusak akidah....Wallahu a’lam.

Sebagai orang jawa tentunya sering didengar dari orang2 tua kita yang sering mengingatkan tentang perilaku sehari-hari. Sebagai contoh kearifan yang diajarkan para orang tua, “Jangan buang air panas sembarangan”, “Permisi dulu kalo lewat jalan itu”, “Jangan keluar rumah menjelang magrib”. Kalo dimakan mentah-mentah kata-kata diatas tentu janggal rasanya, pasti dalam hati selalu bertanya-tanya, ada apa? Mengapa begitu? Kenapa harus begini, begitu?..... Akan tetapi orang tua dulu tidak pernah memberitahu alasannya dengan harapan akan belajar ilmu hikmah kehidupan, jawabannya kalau sudah mengalaminya sendiri, setelah itu baru diketahui alasannya mengapa begini dan begitunya. Akan tetapi pastinya hal ini juga berkaitan erat dengan semesta yang kita tempati bersama mereka-meraka yang tak tampak. Jika karna manusia tak bisa melihat mereka sementara juga ada disekeliling kita, suatu waktu kita membuang air panas ditempat ada mereka dan tentunya meraka akan merasa terganggu.

Sedikit ulasan diatas tentunya sedikit membuka angan-angan untuk membantu logika fikiran tentang makhluk yang tak tampak oleh mata telanjang, dan hanya dapat dirasakan dan dilihat dengan mata hati dan mata batin. Kelompok manusia-manusia aneh ini bisa melihat dan bahkan berkomunikasi dengan mereka yang tak tampak oleh mata telanjang. Dengan kata lain memiliki kemampuan indra ke-6(Bahasa kerennya). Atau cenayang sebagai sebutan umum yang diakui diseluruh dunia. Kembali lagi pada pemahaman yang kurang tepat dan pemikiran negatif yang terlalu mendominasi bahwa cenayang itu identik dengan dunia perdukunan, prewangan, penganut atau pengabdi jin..... Manusia aneh ini ada beberapa tingkatan kemampuan yang mereka miliki, mulai Cuma bisa merasakan getaran apabila ada mkhluk ghaib mendekat, sampai mereka yang bisa berkomunikasi dengan Roh Luhur(Para Waliyullah, Auliya’) kembali lagi pada kebersihan hati masing-masing pribadi. Namun semua itu ada karena karunia ALLAH S.W.T semata, pada prinsipnya “Semakin kita dekat dengan Sang Pencipta hati ini akan semakin bersih maka semakin mudah kita melihat bukti-bukti kekuasanNYA” termasuk keberadaan makhluk-makhluk ghoib, membuka lembaran masa lalu dan masih banyak lainnya.

Tantangan paling berat bagi manusia-manusia aneh ini adalah menjaga hati untuk tidak sombong dan merasa hebat karena apapun itu semua hanya karunia sang pencipta yang wajib disyukuri dan digunakan sebagaimana mestinya, bukan untuk sombong-sombongan, dan yang paling utama adalah mampu menjaga rahasia semesta dengan tidak mengumbar apa yang sudah disaksikannya sebagai anugrah dari Yang Maha Kuasa.

Yang menjadikan manusia-manusia aneh ini semakin aneh karena antara kenyataan riil yang tampak dan kenyataan yang tak tampak menjadi samar seakan-akan yang halus menjadi nyata dan yang nyata menjadi halus. Bukan sebuah hal yang buruk dan perlu dirisaukan malah sesuatu yang harus disyukuri karena ini adalah gerbang dimana tabir yang menutup hati manusia pelan-pelan akan terbuka seiring dengan kebersihan hati dan jiwa yang pada akhirnya manusia-manusia aneh ini diberikan kemampuan untuk menjadi penonton sekaligus pelaku dalam drama kahidupan Allah S.W.T......

Semoga sedikit artikel ini bisa sedikit memberikan gambaran tentang manusia aneh yang sering dijumpai disekitar kita, harapannya akan mengubah anggapan bahwa manusia aneh ini termasuk manusia aneh yang kurang waras.

SIAPAKAH YANG PALING BENAR?

09.45 Add Comment
Siapakah-yang-paling-benarSering sekali terjadi perdebatan tentang suatu topik yang tidak ada ujung pangkalnya, masing-masing mengaku paling benar dengan pendapatnya dan paling sempurna. Suatu contoh topik tenaga dalam, mistik, Klenik, dan beberapa ritual keagamaan tertentu dan masih banyak lainnya. Mengapa hal seperti ini masih sering terjadi???

Keakuan atau superioritas yang muncul dari masing-masing orang merupakan salah satu penyebab paling dasar dari perdebatan. Yang paling parah adalah dengan kemenangan dalam debat membuat merasa paling benar dan paling sempurna. Sadar ataupun tidak ke-aku-an merupakan bentuk kesombongan. Lalu siapakah yang paling benar?

Setelah merenung dan berfikir dengan hati saya memiliki pengertian sederhana tentang sebuah kebenaran tanpa harus diakui sebenarnya memang benar atau salah karena kembali lagi ini adalah pengertian kebenaran menurut saya pribadi. “Jika sobat semua saya tunjukkan sebuah kolam kecil yang airnya jernih kelihatan bebatuan didasarnya dengan ikan-ikan yang menari indah. Percayakah sobat jika saya katakan bahwa kolam kecil itu sangat dalam sekali.... Tentu sobat semua tak akan percaya bahwa kolam kecil tersebut sangat dalam, hal ini tentu dengan beberapa fakta logis tentang kolam tersebut. Akan tetapi mengapa saya bilang kolam kecil itu sangat dalam sekali??? Karena saya pernah menyelam kedasar kolam tersebut dan memang sangat dalam sekali.“ Jika diantara sobat semua memang ingin tahu sebenarnya kolam kecil itu dangkal ataupun sangat dalam sekali jalan satu-satunya adalah dengan turun ke kolam kecil tersebut dan menyelaminya. Dari sedikit ilustrasi diatas tentunya sobat semua bisa memberikan kesimpulannya.

Dalam melihat tiang yang sama setiap orang akan memberikan penilaian yang berbeda jika ditanya tentang tiang tersebut. Mengapa demikian?? Karena perbedaan sudut pandang masing-masing orang, inilah yang membuat persoalan yang sebenarnya tidak ruwet menjadi ruwet karena mereka saling memaksakan apa yang nampak bagi mereka sebagai kebenaran.

Jika direnungkan dengan hati yang bersih kita akan menyadari bahwa sebenarnya yang paling benar adalah Tuhan Semesta Alam, sedikit saja kita manusia manusia merasa benar itu adalah bentuk kesombongan, sebaik apapun amal ibadah kita dengan kesombongan yang kecil dalam hati akan sia-sia semuanya, dengan kesombongan berarti kita merasa sempurna, merasa paling dari yang lain, dan yang paling berbahaya merasa setara dengan Yang Maha Sempurna. Wallahu a’lam.
“Ada persoalan yang harus dilogika dengan akal fikiran dan ada persoalan yang harus dilogika dengan Iman”

SANDI KEHIDUPAN - MAKNA DIBALIK SEBUAH SIMPUL

09.42 Add Comment

Simpul..... apakah yang terbersit dalam pikiran kita ketika mendengar kata “simpul”, sebagai orang awam pasti bilang “ikatan tali”, .... yaaah kurang lebihnya memang seperti itu, tapi untuk arti katanya berarti “ikatan pada tali atau benang”..... tak ada masalah kan dengan pengertian simpul.

Pernahkah sobat semua terfikirkan kalau semua yang kita lakukan sehari-hari memiliki makna tersembunyi yang mungkin jarang kita menyadarinya. Seperti sebuah surat yang harus dibuka dari amplop pembungkusnya kemudian dibaca baru setelah itu bisa dimengerti dan dipahami isi yang ada didalamnya.

Begitu pula dengan sebuah simpul, sederhana sekali,.... Hanya sebuah tali yang di kaitkan sedemikian rupa sehingga membuat kuncian yang sulit untuk dilepaskan. Mudah mungkin bagi kita untuk membuat sebuah simpul, seperti contoh sederhananya seorang tukang es cincau yang dengan lihainya mengikat plastik bungkus es cincau, tapi dibalik kemudahannya membuat simpul atau menali bungkus es tadi, kira-kira untuk melepaskan simpul bungkus es tadi mudah atau sulit??? Coba ingat-ingat sobat semua ketika minum es cincau bungkus?? Bagaimana cara kita minum es cincau bungkus tersebut?? Kebanyakan dari kita langsung sobek salah satu sisi ujung bungkusnya dan dikenyot, ada juga setelah disobek agak lebar kemudian ditaruh dimangkok atau digelas....

Pelajaran apa yang bisa diambil dari kasus diatas???

1.  Orang yang membuka sebuah ikatan atau simpul dengan perlahan-lahan mengurai simpul tersebut sampai dengan terbuka merupakan orang yang penyabar, tidak gegabah dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya. Mengembalikan sebuah situasi dan kondisi seperti sediakala sebelum suatu persoalan itu muncul. 
2.  Orang yang membuka sebuah ikatan atau simpul dengan cara menyobek, memutus(benang ruwet), atau bahkan membuang, merupakan kebalikan dari sifat yang pertama tadi, tidak sabaran, menginginkan semua serba cepat, ambisius tinggi. Dengan upaya apapun asalkan bisa sesuai dengan apa yang dikehendakinya. 
3.  Mudahnya membuat simpul atau menali dan sulitnya membuka simpulan merupakan suatu isyarat bahwa membuat masalah itu gampang, dan mengurai masalah itu membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian agar tidak ada yang tersakiti dan yang merasa dirugikan (“Win-Win Solution”). Jika kita menguraikan benang kusut dengan cara memotong kekusutan itu maka pasti cepat selesai akan tetapi pasti ada yang dikorbankan dan terbuang karena pemotongan tadi sehingga Mengembalikan sebuah situasi dan kondisi seperti sediakala sebelum suatu persoalan itu muncul tidak akan bisa terwujud.

Demikianlah makna dibalik sebuah simpul yang merupakan salah satu pesan kehidupan yang mencerminkan sosok seperti apa diri kita ini, tidak perlu teori yang berlebihan untuk memahami makna kehidupan, siapa dan seperti apa diri kita yang sebenarnya, menghayati dan meresapi setiap tindakan merupakan cara paling mudah untuk memahami semua bentuk makna sandi dan simbol kehidupan.
 
Melihat tengkuk kita sendiri suatu hal yang mustahil dilakukan, akan tetapi melihat bekas jejak kaki kita itu mudah untuk dilakukan

Mewujudkan Impian Dengan Self Hipnosis

10.41 Add Comment
Mewujudkan-Impian-Dengan-Self-Hipnosis
Selamat malem sobat semua dimanapun berada, semoga kita semua selalu dalam naungan, ridho, dan lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. Selalu diberikan kemudahan dalam meraih dan mengupayakan semua yang menjadi harapan, cita-cita, dan impian kita yang telah tertata dengan indahnya dalam dunia imajinasi semoga segera menjadi kenyataan dalam dunia nyata kehidupan ini. Aamiin........
Tentunya sobat semua sudah tak asing lagi dengan yang namanya Hipnosis atau Hipnotis. Tak perlu dijelaskan lagi tentunya sobat semua sudah paham betul dengan Hipnosis, mulai dari kegunaan, cara melakukannya, dan siapa saja yang bisa melakukan hipnosis. Pada dasarnya kita semua bisa untuk melakukan hipnosis baik pada orang lain maupun untuk diri sendiri. Contoh Self Hipnosis yang tidak pernah kita sadari silahkan lihat di artikel Berhati-hatilah untuk khawatir, Kekhawatiran Berubah Menjadi Harapan. Disini tidak akan membahas hipnosis yang sering kita saksikan pada tayangan televisi, akan tetapi lebih kepada cara menggunakan hipnosis untuk diri sendiri yang tentunya untuk meningkatkan kualitas hidup kita semua. Kualitas hidup apa saja??? Jawabannya bisa relatif dan tergantung dari masing-masing pribadi.
Siapa diantara kita semua yang tidak memiliki mimpi esok hari, sebuah harapan masa depan yang cerah, seonggok prestasi kerja yang luar biasa, pencapaian usaha yang fantastis, semuanya berawal dari impian dan angan-angan harapan atau biasa kita menyebutnya cita-cita. Tentu mimpi saja tidak cukup untuk membuat semua itu menjadi nyata adanya. Diperlukan upaya dan usaha yang gigih dan pantang putus asa agar semuanya bisa tercapai seperti yang pernah terbayang dalam impian masa depan. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah membuat program didalam alam bawah sadar untuk meraih mimpi-mimpi tersebut.
Lalu bagaimana caranya membuat program di alam bawah sadar??? Salah satu cara termudah untuk membuat program di alam bawah sadar adalah dengan proses hipnosis. Apakah kita harus menyewa jasa hipnosis untuk melakukannya??? tentu saja tidak, kita semua bisa melakukannya dengan mudah. Hipnosis diri sendiri atau yang umum dikenal dengan Self Hipnosis adalah metode yang paling tepat dan mudah untuk menanamkan program-program di alam bawah sadar kita yang tentunya berkaitan dengan dan untuk apa program itu dibuat.

Inilah step by step cara melakukan Self Hipnosis.

  1. Bisa siapkan tempat khusus atau bisa dimana saja kita berada. Yang dibutuhkan hanya konsentrasi sebentar, yaa kira-kira sekitar 5-10 menit, tergantung dari kitanya.
  2. Rileks, lepaskan sejenak semua beban segunung yang menumpuk berat dipundak.
  3. Ikhlas dan pasrahkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk memperoleh kekuatan jiwa yang besar
  4. Atur nafas untuk membantu relaksasi dengan cara: Tarik nafas panjang sambil membayangkan menarik udara segar yang penuh dengan energi positif masuk kedalam sekujur tubuh kemudian lepaskan pelan-pelan sambil membayangkan lepasnya satu persatu beban yang menumpuk, kepenatan, kejenuhan, dan segala hal yang negatif lepas semua dari sekujur tubuh. Ulangi hingga fikiran terasa segar dan tenang. Setelah terasa tenang lanjutkan ke tahap inti.
  5. Tahapan inti, menanamkan program ke alam bawah sadar dengan Self Hipnosis. Caranya, dengan mengatakan kepada diri sendiri apa yang menjadi impian dan ingin dicapai, ulangi sampai benar-benar terasa mantap. Bayangkan sobat semua sedang bicara kepada diri sendiri tentang keinginan dan harapan yang ingin diraih dengan singkat, jelas dan tidak bertele-tele.
  6. Aminkan dengan doa.
  7. Ulangi setiap hari untuk memperkuat program yang dibuat.
Selanjutnya lakukan usaha dan upaya semaksimal yang bisa dilakukan, alam bawah sadar akan menuntun untuk menjalankan program dalam meraih impian, harapan, dan cita-cita terbesar dalam hidup.
Self Hipnosis adalah sebuah do’a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan motivasi terhadap diri sendiri untuk mewujudkan impian dalam upaya menigkatkan kualitas hidup

Cara Mudah Mendengarkan Suara Hati

17.30 Add Comment

Rasanya sudah tak asing lagi ketika membaca judul di atas. Sering sekali kita mendengar kata-kata suara hati, kata hati, jeritan hati atau berbagai ungkapan tentang hati. Pernahkan sobat semua mendengar suara dari dalam hati, benarkan hati kita bisa bicara?, bagaimana cara bicaranya? Kapan saja hati mau bicara? Seperti apa suara hati itu? Bagaimana agar hati mau bicara? Segudang pertanyaan akan timbul.


Pernahkah sobat semua berbuat salah terhadap orang lain? Tentunya semua pernah berbuat salah baik disengaja maupun tak sengaja. Pada saat kita melakukan perbuatan salah biasanya perasaan kita tak pernah merasa tenang, yaaaa semacam gundah, sedikit bingung, dan kalau kesalahannya berat biasanya mau ngapa-ngapain tak ada enaknya, seperti dihantui perasaan bersalah, ingin minta maaf akan tetapi merasa malu gengsi dan lain sebagainya. Itulah salah satu tanda atau isyarat dari hati kita. Akan tetapi sebagian besar manusia tak pernah menyadari kalau sebenarnya sinyal seperti itu munculnya dari hati kita masing-masing.

Sebenarnya sangat mudah untuk belajar mengerti apa kata hati, patokan sederhananya jika setelah melakukan suatu tindakan atau perbuatan kita merasa senang, lega, bahagia atau istilah jawanya “PLOONG” itu berarti sinyal dari hati kalo apa yang dikerjakan sudah benar, akan tetapi sebaliknya, jika setelah melakukan suatu pekerjaan atau tindakan tertentu kita merasa gundah, bingung, apa-apa g enak itu berarti sinyal kalau yang kita kerjakan salah atau kurang tepat. Jika perasaan itu muncul sebelum melakukan tindakan, lebih baik tindakan yang akan dilakukan sebaiknya di urungkan. Akan tetapi memunculkan suara hati peringatan sebelum melakukan suatu tindakan atau pekerjaan juga bukan perkara yang gampang namun jika benar-benar menginginkannya, tak ada yang tak mungkin....

Menurut pemahaman secara spiritual hati memang bisa berbicara, memberikan peringatan, persetujuan, atau kata lainnya sebagai penimbang segala kegiatan atau pekerjaan yang akan dilakukan agar kelak tidak menimbulkan keburukan atau efek negatif kepada diri sendiri. Sehingga semua tindakan dan perilaku yang didasarkan oleh pertimbangan dari hati nurani akan memberikan suatu manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Bukankah sebaik baiknya manusia adalah yang berguna dan mempu memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi sesama

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan kita dalam mendengar suara hati, antara lain:

  1. Kedekatan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, semakin kita dekat dengan Yang Maha Kuasa akan semakin bersih hati ini dari noda-noda yang membungkam suara hati.
  2. Memperbaiki perilaku terhadap sesama. Ungkapan gampangnya “Lebih Memanusiakan Sesama”.
  3. Peduli dengan hal-hal kecil dalam kahidupan sehari-hari.
  4. Berfikir sebelum bertindak (diangan-angan sebelum mengerjakan sesuatu, bukan melamun). Salah satu cara untuk membangkitkan isyarat-isyarat dan suara kecil dari dalam hati.
Itulah beberapa faktor yang berperan meningkatkan kemampuan dalam mendengar dan mengerti isyarat dari dalam hati nurani kita.
Samudra yang paling luas di jagat raya ini adalah “Hati”

Memunculkan Kekuatan Terbesar Dalam Diri Manusia

17.30 Add Comment

Bicara tentang kekutan terbesar manusia mengingatkan tentang para pahlawan super yang sering nongol di film, mengisahkan seseorang yang dengan kemampuan luar biasa yang membela kaum yang lemah dan seterusnya............................ sampai kemudian menang, karena kebanyakan alurnya hampir mirip-mirip jadi membuat kita setengah hafal jalan cerita dari suatu film tertentu. Imaginasi dunia fiksinya sampai disini dulu agar tidak ngelantur kemana-mana ya sob.....
Dalam catatan kecil ini akan membahas tentang kekutan terbesar manusia dari sudut pandang yang lain, yang pasti bukan dari imaginasi seperti di atas..... Kebanyakan dari kita tidak pernah menyadari, atau mungkin malah mengabaikannya ketika sekilas mendengar tentang hal ini..... Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pahlawan super atau jagoan kebal senjata dan sejenisnya, akan tetapi tentang kesadaran kita sebagai manusia yang mampu menyadari dan merendahkan hati kita bahwa diri kita ini hanyalah seorang hamba yang tidak memiliki apa-apa kecuali atas pemberian Tuhan Yang Maha Esa, tidak akan mampu melakukan apapun kecuali karena ridho-Nya. Semakin merasa tidak berdaya maka sebenarnya akan semakin menguatkan diri kita, kuat dalam hal apa?? Hati kita, yang merupakan nahkoda yang sebenarnya dalam mengarungi lautan kehidupan agar tidak terdampar dan tersesat dalam ganasnya gelombang. Hati yang kuat adalah hati yang dipenuhi dengan cahaya ilahi keimanan sehingga mampu menghadapi semua bujuk rayu setan dan iblis. Hati yang tiada pernah takut kecuali hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa semata. Raga boleh lemah tapi jangan hati kita.
Lalu apa hubungannya hal itu dengan kekuatan paling besar yang dimiliki setiap manusia...??? Rumusnya kurang lebih seperti ini  
Kepasrahan tertinggi adalah ketika kita merasa bahwa tidak ada yang mampu menolong kita kecuali hanya Tuhan Yang Maha Esa, hal ini biasanya muncul ketika menghadapi suatu masalah yang sangat pelik dan mangalami keterpurukan yang sangat parah. Ketika semua sahabat, teman, kerabat dekat dan, orang tua sudah tak mampu lagi menyelesaikan semua permasalahan yang sedang menghimpit, ketika kita merasa sudah mentok tidak bisa berbuat apa-apa lagi.... pada saat itulah kita akan menangis dan menyadari betapa tak berdayanya kita dan orang-orang terdekat kita. Lantas kepada siapa lagi kita meminta pertolongan ketika semua orang sudak tak kuasa membantu?? Disinilah letak titik NOL manuasia. Titik balik dari semua bentuk kesombongan dan keangkuhan manusia. Titik balik dimana kita sadar dan mulai bangkit lagi membangun harapan dengan pondasi yang kokoh untuk hari esok. Karena di titik NOL ini kita merasa sangat kuat karena telah mengenal lebih dekat dan merasakan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan kita.
Ingatlah sobat ada dua hal yang dilakukan orang ketika mengalami keterpurukan. Yang pertama akan meratapi dan menyesali dengan kekecewaan yang mendalam mengapa semua itu terjadi dan menimpa dirinya. Yang Kedua mengambil hikmah pelajaran kehidupan yang terkandung didalamnya, sebagai bekal untuk bangun bangkit dan melangkah lagi dengan langkah yang lebih terarah.
JustForex